
Sumber: The Wall Street Journal WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Konflik Timur Timur Tengah yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memicu gejolak besar di pasar energi global. Akan tetapi, terdapat perbedaan pandangan yang tajam antara pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan para bos industri minyak dan gas (migas) terkait masa depan krisis ini.
Dalam konferensi energi global CERAWeek di Houston, Menteri Energi AS Chris Wright menegaskan bahwa kekacauan pasar saat ini hanya bersifat sementara.
Bagikan informasi tentang Bos Minyak Dunia Ketar-ketir Krisis Energi Kian Nyata akibat Perang Iran Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2026/03/26/181100270/bos-minyak-dunia-ketar-ketir-krisis-energi-kian-nyata-akibat-perang. Membership: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6 kepada teman atau kerabat Anda.
Chery QQ3 EV (2026) meluncur di China dengan harga kompetitif mulai 58.900 hingga 78.900 yuan, atau sekitar Rp130 jutaan hingga Rp195 jutaan. Mobil listrik mungil ini menawarkan jarak tempuh 310-420 km (standar CLTC) dan diprediksi menjadi pesaing kuat di segmen... selengkapnya
Siap-siap masuk Indonesia, begini spesifikasi Chery Tiggo 9 Chery Super Hybrid (CSH) yang tampil di Bangkok International Motor Show (BIMS 2025 (24/3). Chery Tiggo 9 CSH merupakan salah satu mobil baru Chery yang berpotensi hadir di Indonesia mengikuti perkembangan... selengkapnya
Sumber: The Wall Street Journal WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Konflik Timur Timur Tengah yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memicu gejolak besar di pasar energi global. Akan tetapi, terdapat perbedaan pandangan yang tajam antara pemerintahan... selengkapnya
Belum ada komentar